Macam-Macam
Relasi
A.Relasi
Refleksif
Sebuah relasi R dalam A disebut memiliki sifat
refleksif, jika setiap elemen A berhubungan dengan dirinya sendiri
Contoh
relasi yang memiliki sifat seperti ini adalah relasi “x selalu bersama y.”,
dengan x dan y adalah anggota himpunan seluruh manusia. Jelas sekali bahwa
setiap orang pasti selalu bersama dengan dirinya sendiri.
B.Relasi
Irefleksif
Relasi R dalam A disebut memiliki sifat irefleksif,
jika setiap elemen A tidak berhubungan dengan dirinya sendiri.
contoh
relasi irefleksif adalah relasi “x mampu mencukur rambut y dengan rapi
sempurna.”, dengan x dan y adalah setiap pemotong rambut. Diandaikan bahwa
setiap orang hanya dapat mencukur rambut orang lain dengan rapi sempurna, maka
relasi ini adalah irefleksif, karena tidak ada seorang tukang cukur a yang
mampu mencukur rambutnya sendiri.
Contoh
lain dalam himpunan bilangan bulat adalah, relasi < dan > adalah
irefleksif.
Relasi
Simetrik
Relasi R dalam A disebut memiliki sifat simetrik,
jika setiap pasangan anggota A berhubungan satu sama lain. Dengan kata lain,
jika a terhubung dengan b, maka b juga terhubung dengan a. Jadi terdapat hubungan
timbal balik.
Sebuah
relasi “x + y genap” adalah relasi simetrik, karena untuk sembarang x dan y
yang kita pilih, jika memenuhi relasi tersebut, maka dengan menukarkan nilai y
dan x, relasi tersebut tetap dipenuhi. Misalnya untuk pasangan (5, 3) relasi
tersebut dipenuhi, dan untuk (3, 5) juga.
C. Relasi
Anti-simetrik
Jika setiap a dan b yang terhubung hanya terhubung
salah satunya saja (dengan asumsi a dan b berlainan), maka relasi macam ini
disebut relasi anti-simetrik.
Dalam
kebanyakan literatur biasanya ditulis sebagai kontraposisinya seperti di bawah
ini. Keuntungan bentuk ini adalah tidak mengandung negasi, dan hanya mengandung
satu implikasi.
Relasi
bersifat anti-simetrik, karena
mengakibatkan . Demikian juga jika ada p dan q yang terhadap mereka berlaku dan
berarti p = q.
D. Relasi
Transitif
Sebuah relasi disebut transitif jika memiliki sifat,
jika a berhubungan dengan b, dan b berhubungan dengan c, maka a berhubungan
dengan c secara langsung. atau
Sebagai
contoh, relasi dua transitif. Misalnya untuk 5, 6, dan 7, berlaku 5 < 6, 6
< 7, dan 5 < 7.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar