Pengertian
Proposisi
Proposisi merupakan sebuah ungkapan atau pernyataan yang dapat
disangsikan, disangkal, atau diyakini, serta dapat dibuktikan benar atau
tidaknya. Proporsi sendiri terbentuk atas tiga unsur, yaitu subjek predikat dan
kopula. Subjek merupakan pelaku atau pihak yang melakukan perkara. Sementara
itu, predikat adalah perkara yang dikenakan kepada subjek. Adapun definisi kopula
adalah penghubung antara subjek dan predikat. Agar lebih paham, perhatikanlah
contoh di bawah ini!
Manusia
adalah makhluk hidup.
Pada
kalimat di atas, kata manusia berperan sebagai subjek, sedangkan makhluk hidup
adalah predikatnya. Adapun kopula pada kalimat di atas ialah kata adalah.
Jenis-Jenis Proposisi
Proposisi
terbagi atas beberapa jenis, yaitu:
1.Proposisi
tunggal: merupakan proposisi yang terdiri atas satu subjek dan predikat.
Contoh: kucing adalah hewan peliharaan. (Subjek: kucing, Predikat: hewan
peliharaan)
2.Proposisi
majemuk: merupakan proposisi yang terdiri atas satu subjek dan dua predikat atau
bisa juga terdiri atas dua proposisi tunggal. Misalnya: kucing adalah hewan
peliharaan sekaligus hewan omnivora. (Subjek: kucing, predikat: hewan
peliharaan dan hewan omnivora)
3.Proposisi
kategorial atau kategories: merupakan proposisi yang berisi pernyataan yang
membenarkan atau menyalahkan secara mutlak. MIsalnya: semua makhluk hidup pasti
akan mati.
4.Proposisi
kondisional: merupakan proposisi yang berisi pernyataan yang berisi pembenaran
atau pengingkaran yang bersyarat atau opsional. Misal: langit akan gelap jika
akan terjadi hujan.
5.Proposisi
universal: merupakan proposisi yang berisi pernyataan suatu hal secara
keseluruhan. Biasanya proposisi ini menggunakan kata semua di dalamnya. Misal:
semua manusia pasti mempunyai dua mata.
6.Proposisi
partikular: merupakan proposisi yang menyatakan suatu hal secara tidak
menyeluruh atau sebagian saja. Proposisi ini biasanya ditandai dengan adanya penggunaan
frasa tidak semua. Misalnya: tidak semua anak laki-laki itu kurang ajar.
7. Proposisi
singular: merupakan proposisi yang menyatakan suatu hal secara khusus dan
biasanya terkandung kata ini atau itu di dalamnya. Contoh: rumah itu milik Pak
Zahrawi.
Bentuk Proposisi
Proposisi
mempunyai sejumlah bentuk, yaitu:
1. Proposisi
bentuk A: merupakan bentuk proposisi yang menyatakan bahwa setiap subjek adalah predikat. Misalnya: setiap makhluk hidup adalah ciptaan Tuhan.
2. Propoisisi bentuk
E: merupakan bentuk proposisi yang menyatakan bahwa setiap subjek bukanlah
sebuah predikat. Misal: setiap laki-laki bukan perokok aktif.
3. Proposisi
bentuk I: merupakan bentuk proposisi yang menyatakan bahwa sebagian subjek
adalah predikat. Misal: sebagian mahasiswa adalah anak seorang pejabat.
4. Proposisi bentuk O: merupakan proposisi yang menyatakan bahwa sebagian
subjek bukanlah predikat. Misal: sebagian mahasiswa bukanlah anak seorang
pejabat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar