Minggu, 08 Juli 2018

PAPER 1 : MIAD

Apa itu Ilmu Alamiah Dasar dan Matematika ?
Matematika secara etimologi berasal dari bahasan latin “ manthanein Ataumathemata ” yang berarti “ belajar atau hal yang dipelajari “. Menurut salah satu ahli yaitu Suwarsono mengatakan bahwa matematika adalah ilmu yang memiliki sifat khas yaitu : objek bersifat abstrak, menggunakan lambang-lambang yang tidak banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari dan proses berpikir yang dibatasi oleh aturan-aturan yang ketat.
Menurut saya menjelaskan bahwa matematika adalah ilmu yang mempelajari tentang perhitungan, pengkajian dan menggunakan nalar atau kemampuan berpikir seseorang secara menyeluruh dan logis dengan hitungan yang pasti dan pikiran yang jernih.
Menurut H.W.Flower, Ilmu Alamiah Dasar merupakan sebuah ilmu yang mengkaji tentang gejala alam semesta, termasuk yang terjadi dimuka bumi ini. Ilmu alamiah dasar juga dikatakan sebagai konsep awal terbentuknya ilmu pengetahuan alam (IPA). Kesimpulannya Lahirnya ilmu alamiah dasar sendiri memiliki tujuan untuk membentuk dan menggunakan teori, ilmu alamiah sendiri tidak menentukan moral atau nilai suatu keputusan. Manusialah yang menilai apakah ilmu yang dipakainya baik atau buruk.
Fungsi mempelajari Ilmu Alamiah Dasar antara lain, yaitu :
1. Memberi wawasan kepada mahasiswa tentang konsep-konsep alam agar dapat peka
2. Tanggap terhadap masalah-masalah alam yang ada disekitarnya serta dapat bertanggung jawab terhadap berbagai masalah alam didalam masyarakat sebagaithe agen of change (Agen Perubahan).
3. Dapat mengembangkan apresiasi IPA dan Teknologi kepada mahasiswa serta dapat mendorong.
4. Mengembangkan kemanfaatan Ilmu Alamiah Dasar (Basic Natural Science) pada perkembangan diri, ilmu, dan profesi pada mahasiswa.
Pengertian mitos, mitos adalah cerita prosa rakyat yang ditokohi oleh para dewa atau makhluk setengah dewa yang terjadi didunia lain pada masa lampau yang dianggap benar terjadi oleh penganutnya. Contohnya cerita Nyai Roro Kidul (Ratu Laut Selatan), Cerita Barong di Bali.
Pengertian Penalaran, adalah proses berpikir yang bertolak belakang dari pengamatan indera yang menghasilkan sejumlah konsep dan pengertian, berdasarkan sejumlah proporsi yang diketahui atau dianggap benar kemudian menyimpulkan sebuah proporsi baru yang sebelumnya tidak diketahui , proses inilah yang disebut menalar. Penalaran ada dua yaitu penalaran deduktif yaitu proses penalaran untuk menarik kesimpulan berupa prinsip atau sikap yang berlaku khusus berdasarkan atas fakta-fakta yang bersifat umum.
Memperoleh Pengetahuan dengan Cara Tradisional
(a) Cara coba-coba
Dilakukan dengan menggunakan kemungkinan tersebut tidak berhasil dicoba kemungkinan yang lama.
(b) Cara kekuasaan (otoritas)
Dimana pengetahuan diperoleh berdasarkan pada kekuasaan, baik otoritas tradisi, otoritas pemerintah, otoritas pemimpin, maupun otoritas ahli ilmu pengetahuan.
(c) Berdasarkan pengalaman
Hal ini dilakukan dengan cara mengulang kembali pengalaman yang diperoleh dalam memecahkan permasalahan yang dihadapi pada masa yang lalu
(d) Melalui jalan pikiran
Manusia telah mampu menggunakan penalarannya dalam memperoleh pengetahuan
Cara modern dalam memperoleh pengetahuan.
Cara baru atau modern dalam memperoleh pengetahuan pada dewasa ini lebih sistematis, logis dan ilmiah, cara ini disebut dengan metode penelitian ilmiah atau lebih populer lagi metodologi penelitian.
Cara Pengukuran Pengetahuan
Menurut Arikunto (2006), pengukuran pengetahuan dapat diperoleh dari kuesioner atau angket yang menanyakan isi 16 materi yang ingin diukur dari subyek penelitian atau responden. Kedalaman pengetahuan yang ingin kita ketahui atau kita ukur dapat kita sesuaikan dengan tingkat pengetahuan tersebut diatas. Sedangkan kualitas pengetahuan pada masing-masing tingkat pengetahuan dapat dilakukan dengan skor yaitu:
(1) Tingkat pengetahuan baik bila skor atau nilai 76-100 %
(2) Tingkat pengetahuan cukup baik bila skor atau nilai 56-75 %

(3) Tingkat pengetahuan kurang baik bila skor atau nilai <56 %

Tidak ada komentar:

Posting Komentar